Senin, 06 Agustus 2012

Ramadhan dan Makanan

Ramadhan memang selalu menawarkan nuansa berbeda pada hari-harinya. Bukan hanya karena janji Allah akan pahala berlipat ganda untuk setiap amalan yang dikerjakan pada bulan ini. Akan tetapi dampak dari aktivitas puasa berjamaah ini telah menciptakan aroma, suasana atau nuansa yang khas dalam keseharian manusia di bulan ini.

Hal yang paling terasa adalah kedekatan manusia dengan makanan. Ya, memang amalan wajib pada bulan ini adalah puasa, yaitu suatu ibadah yang mengharuskan pelakunya untuk menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa dari waktu fajar hingga terbenamnya matahari (magrib) salah satu diantaranya adalah makan dan minum.

Dan ternyata, kaharusan untuk menahan diri dari makanan dan minuman pada siang hari ini, menerbitkan keinginan untuk memberi penghargaan pada diri. Diantaranya, dengan mempersiapkan berbagai menu pada saat berbuka. Tidak hanya satu, terkadang meja makanan kita pun penuh dengan aneka makanan yang menggugah selera.

Hal ini rupanya menginspirasi banyak pihak untuk menjemput rezeki melalui bisnis makanan di bulan Ramadhan ini. Sehingga, ketika ramadhan bisnis makanan dan minuman bertumbuhan bak jamur di musim hujan. Hampir setiap sudut-sudut strategis, di pasar-pasar, di depan toko, di depan rumah penduduk, di pinggir-pinggir jalan bermunculan para penjual aneka jajanan, kolak, dan berbagai menu berbuka puasa jauh lebih banyak dari biasanya. Bahkan, orang-orang yang di bulan-bulan biasa tidak menekuni dunia bisnis makanan tiba-tiba dengan penuh semangat ikut meramaikan bisnis makanan pada bulan ini.

Ya, Ramadhan benar-benar identik dengan makanan. Bulan ini tidak pernah sepi dengan makanan. Pasar kaget dan bazar makanan pun dengan mudah kita temukan pada bulan ini.

Ramadhan, Saat yang Tepat untuk memulai Bisnis Makanan

Memperhatikan fenomena booming makanan pada bulan Ramadhan ini, maka bulan ini pun merupakan saat yang tepat bagi Anda yang punya minat untuk menekuni bisnis kuliner untuk memulai langkah bisnis. Mengapa demikian? Karena, minat konsumen untuk membeli aneka jenis makanan dan berwisata kuliner pada bulan ini sangat tinggi. Meraka bahkan dengan sukarela, --sambil ngabuburit-- berkeliling dari satu penjual ke penjual lain, dari satu menu ke menu lain hanya untuk menemukan menu baru. Menu makanan yang unik, menarik dan baru biasanya selalu menjadi incaran mereka.

Nah, hal ini tentu saja menjadi saat yang tepat bagi Anda untuk memperkenalkan bisnis kuliner Anda pada calon konsumen. Menarik minat mereka dengan cara menciptakan produk kuliner yang unik dan beda. Memperkenalkan produk dengan brand bisnis yang unik, menarik dan mudah diingat. Dan jika perlu, pasang banner yang memperkenalkan bisnis Anda agar calon pembeli bisa melihat, mengenali dan menandai produk Anda. Lebih oke lagi jika dilengkapi dengan kartu nama yang bisa dibagi-bagikan pada konsumen. Sehingga, ketika mereka puas dan cocok dengan produk Anda, mereka memiliki referensi alamat yang dituju untuk kembali menemukan dan membeli produk Anda di waktu-waktu selanjutnya.

Ramadhan memang bulan penuh berkah. Tidak hanya dalam hal ibadah, tapi juga bagi urusan dunia termasuk bisnis kuliner. Buktinya, Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk promosi murah, meriah dan gratis. Adalah baik jika Anda memanfaatkannya dengan maksimal. Namun, jangan lupa untuk tetap bersyukur dengan memaksimalkan amalan akhirat dengan sebaik-baiknya. Silahkan siangnya kita manfaatkan untuk mengumpulkan berkah dunia di tengah aktivitas ibadah puasa, namun jangan lewatkan malamnya untuk meraup berkah akhirat dengan semaksimalnya.

Oleh: Neti Suriana

0 comments :

Poskan Komentar